WELCOME

Manusia tidak diberikan ilmu oleh Allah melainkan hanya sedikit.

Selasa, 24 Juli 2012

PEMBUATAN NATA DE SOYA



BAHAN DAN ALAT
Bahan baku utama      :
o   Air limbah (whey) tahu (1 liter)
o   Gula pasir (50 gram)

Bahan-bahan lain        :
o   Asam cuka biang (asam asetat glasial 10 ml)
o   Bibit nata (100-150 ml bibit cair)
o   Urea (2 gram)
o   Diamonium fosfat (4 gram)
o   Sirup pekat (30% gula) secukupnya
o   Botol jar atau kantong plastik untuk mengkemas nata
o   Etiket

Peralatan         :
o   Jerigen (untuk menampung whey tahu)
o   Ember plastik (untuk persiapan dan merendam nata mentah)
o   Stoples gelas (keler) atau wadah plastik (untuk proses fermentasi pembuatan nata)
o   Timbangan (untuk menimbang bahan-bahan dan nata)
o   Gelas ukur (untuk menukar cuka atau asam asetat)
o   Panci email (untuk merebus nata dan sirup)
o   Pisau tahan karat (untuk memotong-motong nata)
o   Kompor

PROSES PEMBUATAN
1.      Air limbah tahu (whey tahu) yang masih segar disaring, dimasukkan ke dalam panci email, ditambah gula pasir, urea dan fosfat, kemudian didihkan selama 15 menit.
2.      Tambahkan asam asetat dan aduk merata.
3.      Masukkan campuran ke dalam stoples gelas (keler) dengan ketinggian cairan 1,5-2 cm, kemudian keler ditutup dengan kain atau kertas yang bersih, dan dinginkan kemudian tambahkan bibit nata cair. Keler ditutup dan disimpan di tempat yang aman dan dibiarkan selama 10-12 hari.
Catatan            :
Selama penyimpanan, stoples (keler) tidak boleh diganggu atau digoyang karena lapisan nata selama penyimpanan akan terbentuk. Setelah 10-12 hari atau setelah lapisan nata mencapai ketebalan 1,5-2 cm, lapisan nata diangkat atau dipanen.
4.      Lapisan nata dipotong-potong berbentuk kubus dengan ukuran sesuai permintaan, kemudian direndam dalam air bersih selama 3 hari untuk menghilangkan asamnya. Air rendaman harus diganti tiap hari. Potongan nata kemudian direbus berulang-ulang (air rebusan diganti-ganti) sampai rasa asamnya hilang. Selanjutnya potongan-potongan nata dicampur dengan sirup pekat yang telah ditambahkan bahan penyedap seperti vanilli, dan sebagainya.
5.      Nata dalam sirup selanjutnya dikemas dalam botol jer atau kantong plastik, kemudian ditutup rapat. Supaya nata dapat tahan lama, untuk nata dalam botol setelah ditutup harus direbus. Sedangkan untuk nata dalam kantong plastik perlu ditambahkan bahan pengawet natrium benzoate ke dalam sirupnya (maksimum 1 g/liter sirup)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar