WELCOME

Manusia tidak diberikan ilmu oleh Allah melainkan hanya sedikit.

Kamis, 04 April 2013

Menentukan rumus molekul senyawa



Rumus kimia didefinisikan sebagai rumus suatu zat yang menggunakan lambang dan jumlah atom-atom unsur penyusun senyawa.Dalam rumus kimia, bilangan yang menyatakan jumlah unsur ditulis dalam bentuk indeks bawah setelah lambang unsurnya.

1. Rumus Empirik dan Rumus Molekul
Untuk menentukan rumus molekul suatu senyawa dilakukan dalam dua tahap.Tahap pertama, menentukan unsur-unsur yang terkandung dalam senyawa dan komposisinya.Temuan yang diperoleh dinamakan rumus empirik. Tahap kedua, menentukan massa molekul relatifnya. Rumus empirik adalah rumus paling sederhana dari suatu molekul, yang hanya menunjukkan jenis dan perbandingan terkecil dari unsur yang menyusun senyawa itu.
Contoh:
1. Rumus empirik etena adalah CH2. Rumus sesungguhnya dari etena adalah C2H4.
2. Rumus empirik amonia adalah NH3. Rumus sesungguhnya dari amonia juga NH3.
Untuk senyawa berupa molekul(molekuler), penting diketahui berapa jumlah atom sesungguhnya yang terdapat dalam setiap molekul. Hal ini dapat diketahui setelah massa molekul relatif dari molekul ditentukan.

Contoh Menentukan Rumus Molekul
Pada hasil penelitian diketahui bahwa suatu molekul memiliki rumus empirik CH. Jika Mr zat itu 26, tentukan rumus molekulnya.
Jawab
Rumus molekul (RM) adalah kelipatan dari rumus empirik (RE) atau RM = (RE)n Mr = (Ar C + Ar H)n = (12 + 1)n =26 n = 2
Jadi, rumus molekulnya adalah C2H2.

2. Rumus Senyawa Ion
Senyawa ion dibentuk melalui serah-terima elektron menghasilkan kation dan anion. Dalam senyawa ion, jumlah muatan kation harus sama dengan muatan anion agar dihasilkan senyawa netral secara listrik. Tinjau senyawa NaCl.Ion Na+ memiliki muatan positif satu dan ion Cl memiliki muatan negatif satu sehingga rumus kimianya NaCl.
Tinjau senyawa Na2SO4.Dalam senyawa ini, ion Na+ bermuatan satu, sedangkan ion SO42– muatannya dua.Agar senyawa yang dibentuk netral maka diperlukan dua ion natrium untuk ion sulfat.Jadi, rumus kimia dari natrium sulfat adalah Na2SO4.
Dalam Al2(SO4)3, ion aluminium bermuatan 3+ (Al3+) dan ion sulfat bermuatan 2– (SO42–). Agar senyawa yang terbentuk netral maka ion aluminium dikalikan muatan ion sulfat dan sebaliknya sehingga rumus kimianya adalah Al2(SO4)3. Untuk menentukan rumus kimia dari ionion perlu diperhatikan hal-hal berikut.
a. Tuliskan nama senyawa ionnya.
b. Tuliskan ion-ion yang terlibat.
c. Setarakan muatan positif dan negatif.
d. Tuliskan rumus kimia tanpa muatan.

Tabel 4.2 Muatan Total Ion dalam Senyawa
Ion dan Senyawa
Na+Na+
CO32–
Na2CO3
Muatan Total
2+
2-
0
Ion dan Senyawa
Al3+Al3+
SO42–SO42–SO42–
Al2(SO4)3
Muatan Total
6+
6-
0


Tabel 4.3 Rumus Kimia Senyawa Ion
Nama Senyawa
Ion
Rumus Kimia
Positif
Negatif
Natrium hidroksida
Na+
OH
NaOH
Kalium nitrat
K+
NO3-
KNO3
Amonium sulfat
NH4+
SO42–
(NH4)2SO4
Kalsium karbonat
Ca2+
CO32–
CaCO3
Kalsium bikarbonat
Ca2+
HCO3
Ca(HCO3)2
Magnesium klorida
Mg2+
Cl
MgCl2

Contoh Menuliskan Rumus Kimia dari Senyawa Ion
1.  Logam magnesium dicelupkan ke dalam asam sulfat hingga terbentuk magnesium sulfat. Tuliskan rumus kimianya.

Jawab
1. Magnesium sulfat adalah senyawa ion, terdiri atas ion Mg2+ dan ion SO42– .
Kedua ion muatannya sama. Jadi, rumus kimianya MgSO4.

Senyawa ion berbeda dengan senyawa molekuler.Umumnya senyawa molekuler berupa molekul sebagaimana tersirat dalam rumus kimianya. Adapun senyawa ion membentuk struktur kristal yang sangat besar, tersusun dari kation dan anion secara bergantian. Bagaimana menentukan massa molekul relatif dari senyawa ion? Menentukan massa molekul relatif senyawa ion diambil dari rumus empiriknya.
Contoh:
Walaupun kristal NaCl tersusun dari jutaan ion Na+ dan Cl, massa molekul relatifnya ditentukan dari satuan rumusnya, yaitu NaCl. Jadi, massa rumus relatif NaCl = Ar Na + Ar Cl = 58,5 sma.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar