WELCOME

Manusia tidak diberikan ilmu oleh Allah melainkan hanya sedikit.

Minggu, 01 April 2012

MUCOR


PERTUMBUHAN
            Mucor adalah kapang bersifat mesofilik, yaitu tumbuh baik pada suhu kamar sekitar 25-30 0C. Kapang ini juga bersifat aerobik yaitu membutuhkan oksigen untuk pertumbuhannya. Kebanyakan mucor dapat tumbuh pada kisaran pH yang luas yaitu 2-8,5 tapi biasanya pertumbuhannya akan lebih pada kondisi pH (asam rendah ).
            Kapang ini termasuk fungi multiselular yang mempunyai filament, yang pertumbuhannya pada makanan mudah dilihat karena penampakannya yang berserabut seperti kapas.Pertumbuhannya mula-mula akan berwarna putih, tetapi jika spora telah timbul akan terbentuk warna hitam.
            Kapang ini terdiri dari satu thallus yang tersusun dari filament yang bercabang disebut hifa (tunggal = hypha, jamak = hyphae). Kumpulan dari hifa ini disebut miselium (tunggal = mycelium, jamak = mycelia). Hifa tumbuh dari spora yang melakukan germinasi membentuk suatu tuba grem, dimana tuba ini akan tumbuh terus membentuk filament yang panjang dan bercabang disebut hifa, kemudian seterusnya akan membentuk suatu masa hifa yang disebut miselium.
            Hifa tumbuh dibawah permukaan yaitu terendam dalam substrat/makanan, atau pertumbuhannya mungkin muncul diatas substrat /makanan. Pada mucor terdapat dua macam hifa yaitu : hifa vegetatif atau hifa tumbuh, dan hifa fertil membentuk bagian reproduksi. Penyerapan nutrient terjadi pada permukaan miselium.
            Mucor juga disebut fungi dimorfik karena dapat berubah dari bentuk filamenmenjadi bentuk seperti khamir. Pertumbuhan yang menyerupai khamir dirangsang jika kondisinya anaerobic dan dengan adanya CO2.
Ciri-ciri spesifik mucor pada pertumbuhan adalah sebagai berikut :
  1. Hifa nonseptat
  2. Sporangiofora tumbuh pada seluruh bagian miselium, bentuknya sederhana atau bercabang
  3. Kolumela berbentuk bulat, silinder atau seperti buah advokat
  4. Spora halus dan teratur
  5. Suspensor zigospora sama besar (Gambar 11.9a)
  6. Tidak membentuk stolon, rhizoid sporangiola (sporangia kecil yang mengandung beberapa spora).

SPORA DAN UKURAN
            Kelas Zygomycetes (Ordo Mucorales), jenis mucor sporanya dibagi atas spora seksual adalah zigospora dengan ciri-ciri spora besar di kelilingi oleh dinding tebal Kebanyakan spora seksual kapang timbul pada struktur spesifik yang disebut “fruiting bodies”.Spora aseksual di produksi dalam jumlah banyak, berukuran kecil dan ringan, serta tahan terhadap keadaan kering. Spora ini mudah bertebangan di udara, dan tumbuh menjadi miselium baru ditempat lain. Spora aseksual adalah sporangiospora dengan ciri-ciri sel tunggal terbentuk di dalam sporangium pada ujung sporangiospora.

SISTEM REPRODUKSI
          Mucor melakukan reproduksi secara aseksual tumbuh dari sepotong miselium, tetapi cara ini jarang terjadi dan yang paling umum terjadi pada pertumbuhan dari spora aseksual.Dan reproduksi secara seksual dengan membentuk spora seksual yang disebut zigospora. Zigospora berasal dari penggabungan dua hifa yang serupa yang mungkin berasal dari suatu miselium yang sama, atau dari dua miselium yang berbeda (Gambar 11.9b). Baik zigospora maupun oospora dilindungi oleh dinding yang tebal dan kuat, sehingga spora menjadi tahan terhadap pengeringan dalam aktu yang lama.

PENGGUNAAN KAPANG
            Mucor sering menyebabkan kerusakan makanan tetapi sebaliknya beberapa spesies juga digunakan dalam fermentasi makanan, dalam pembuatan keju Gammelost dan pembuatan beberapa makanan oriental. Spesies yang umum ditemukan M. ruxii dan M. racemosus. M rouxii digunakan dalam proses amilo, yaitu proses sakharifikasi pati.

CARA HIDUP
            Mucor adalah jamur yang bersifat saprofit yaitu memperoleh makanan dari benda mati. Misalnya dalam fermentasi makanan yang digunakan dalam pembuatan roti ,pembuatan  keju Gammelot dan pembuatan makanan oriental.selain itu ada Mucor yang saprofit pada kotoran hewan misal mucor mucedo / jamur kelapa.

2 komentar: